SAMPAH MENJADI
BARANG PAJANGAN
Pada era globalisasi ini, pemerintah
masih sangat riskan untuk membicarakan tentang limbah yang bertumpuk di
mana-mana. Terutama limbah plastik, limbah yang berasal dari botol minuman
maupun seperti snack,deterjen,dan minuman sachet yang dikemas dalam kemasan
plastik . Hal ini menyebabkan pemerintah mencari solusi untuk mengurangi limbah
plastik tersebut. Banyak cara yang sedang diupayakan oleh pemerintah untuk
meminimalisir limbah plastik ini, contohnya saja di Kota Balikpapan. Pada
Februari 2016 Kota Balikpapan bersama sejumlah daerah lainnya, mulai menerapkan
kebijakan larangan atau pembatasan penggunaan kantong plastik bagi pusat
perbelanjaan. Kebijakan ini juga merujuk pada surat Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan. Dan di setiap Lingkungan Rumah Tangga (RT) juga diadakan
Bank Sampah guna meminimalisir limbah plastik, di tiap masing-masing rumah
warga di RT terkait wajib menyetorkan limbahnya ke Ketua RT setempat. Hal ini
tidak merugikan warga tetapi malah menguntungkan warga. Karena nilai sampah
tersebut akan diganti dengan sejumlah uang. Di sisi lain, adapun peran ibu-ibu
dasa wisma membuat kerajinan dari limbah plastic tersebut. Contohnya berupa
baju, payung, tas, vas bunga, bunga hias dan lain-lain.
Tidak sampai disitu saja, di
beberapa Sekolah di Balikpapan pun telah diterapkan Adiwiyata dengan konsep 3R yang berasal dari
tiga kata dalam bahasa inggris yaitu Reduce (Mengurangi) adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau
pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola
konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan sendiri dari rumah
untuk membeli makan di kantin atau alat dapur yang tahan lama dan berkualitas
sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk
yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti
deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi
potensi bertumpuknya sampah wadah produk di rumah. Reuse (Menggunakan kembali)
adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai.
Sebagai contoh, kantong plastik atau kantong kertas yang umumnya didapat dari
hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk
digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi
ulang. Recycle (Mendaur Ulang) adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur
ulang. Pada perinsipnya, kegiatan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara
mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah
memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos
Dari permasalahan dan upaya tersebut
muncul lah ide-ide kreatif, Agar mengurangi dampak yang bahaya dari limbah
plastik ini. Maka Sampah yang tadinya sangat berdampak mengerikan berubah
menjadi Pajangan rumahan seperti Bunga-bunga hias yang terbuat dari sebuah
botol plastik. Cara membuatnya juga cukup sederhana. Dengan menggunakan
guntingan di ujung-ujung botol menjadi lancip, lalu menambahkan cat warna akan
mengubahnya menjadi mirip seperti bunga sungguhan. Bunga-bunga ini juga bisa
menjadi teman pajangan di halaman seperti gantungan pot di halaman tadi, jadi
selain tanaman hijau. Juga bisa menaruh tanaman hias warna – warni sehingga
membuat halaman kita lebih menarik untuk di pandang mata.
Tidak hanya berupa bunga hias,
limbah plastik ini pun dapat dijadikan Pot bunga gantung rumahan, Mainan Anak
robot-robotan, Permainan papan catur, Lampu hias, Wadah Perhiasan dan masih banyak lagi. Bahkan adapun baju recycle terbuat dari
kemasan-kemasan bekas minuman sachet,snack dan lainnya dijadikan bahan pameran
atau lomba modeling di Karnaval Recycle.
Dari data diatas, plastik dapat
merugikan dapat juga menguntungkan. Yang merugikan, jika kita membuang sampah
sembarangan,jika kita membakar sampah plastic dan asapnya mempengaruhi efek
rumah kaca atau Global Warming. Dan yang menguntungkan, jika memiliki
kreativitas dalam mengolah sampah terutama sampah plastik sebaiknya
dikembangkan, karena tidak hanya menguntungkan diri sendiri melainkan telah
menyelamatkan dunia.
Sumber Terkait :
Sumber Terkait :
Andini, Dewi Karina,
2017, Sekolah Adiwiyata Impianku, buletinshipsmkn5bpn, dilihat 11 Desember
2017, <http://buletinshipsmkn5bpn.blogspot.co.id/2017/11/sekolah-adiwiyata>
Masbro, 2016, Kantong Plastik Resmi Terlarang di
Balikpapan, Newsbalikpapan, dilihat 11 Desember 2017, <http://newsbalikpapan.com/kantong-plastik-resmi-terlarang-di-balikpapan.html>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar